JAKARTA – Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggelar Sidang Paripurna dengan agenda tunggal Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk masa jabatan 2024-2029.
Acara yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, ini dipimpin oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, didampingi para Wakil Ketua MPR.
Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menegaskan bahwa hari ini menandai awal baru bagi pemerintahan Indonesia.
Pemilihan Umum 2024 telah melahirkan kepemimpinan baru dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden dan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.
Sebelum menjalankan tugas, Prabowo dan Gibran mengucapkan sumpah/janji di hadapan MPR, sesuai dengan Pasal 9 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945. Prosesi pelantikan dimulai dengan pembacaan petikan Keputusan KPU Nomor 504 Tahun 2024 yang menetapkan pasangan calon terpilih.
Setelah itu, keduanya mengucapkan sumpah dalam agama Islam, diikuti penandatanganan berita acara pelantikan.
“Dengan telah diucapkan sumpah, mulai saat ini Bapak Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka resmi menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden RI untuk masa jabatan 2024-2029,” ungkap Ahmad Muzani.
Dalam penutupan sidang, Muzani berharap agar pemerintahan yang baru dapat membawa kebijakan dan program yang pro-rakyat, serta menciptakan Indonesia yang lebih adil, sejahtera, dan berdaya saing.
Acara pelantikan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk mantan Presiden dan Wakil Presiden, para pimpinan lembaga negara, ketua partai politik, serta duta besar dari negara-negara sahabat. Prabowo dan Gibran juga menyapa 19 Kepala Negara dan Pemerintahan serta 15 Utusan Khusus yang hadir untuk memberikan dukungan.
Pelantikan ini menjadi momen bersejarah bagi Indonesia, dengan harapan akan membawa perubahan positif bagi masyarakat.


