Selasa, Juni 2, 2026

Berita Terkini

Penembakan Bos Rental Mobil

Kronologi Penembakan Bos Rental Oleh Prajurit TNI AL di Tol Tangerang-Merak

BANTEN – Insiden penembakan yang terjadi di Rest Area Tol Tangerang-Merak kini terungkap dengan jelas.

Kapolda Banten, Irjen Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa penembakan tersebut bermula dari dugaan upaya penggelapan mobil sewaan yang melibatkan sejumlah pihak, termasuk prajurit TNI AL.

Kejadian ini berawal ketika CV Makmur Raya, tempat rental kendaraan di Tangerang, menerima klien bernama Ajat Supriyatna (AS) yang menyewa sebuah mobil Honda Brio warna orange dengan nomor polisi B 2694 KZO.

Namun, diduga AS berniat untuk menggelapkan mobil tersebut, dengan menggunakan KTP dan KK palsu untuk menyewa kendaraan.

“AS ini menyerahkan mobil tersebut kepada saudara IH, yang saat ini masih dalam pencarian, sebelum mobil tersebut dipindahtangankan kepada RH dengan harga Rp23 juta. Uang dari transaksi itu diserahkan kepada IS,” jelas Kapolda Suyudi saat konferensi pers di Koarmada, Jakarta Pusat, Senin (6/1).

Selanjutnya, mobil tersebut dijual kepada Prajurit TNI AL berinisial AA melalui perantara saudaranya, SJ.

Baca Juga:  Tumpukan Uang Rp13 Miliar Disita Kejati Jateng, Terungkap Aliran Korupsi PT CSA BUMD Cilacap Rp237 Miliar

Dalam transaksi tersebut, harga mobil Brio tersebut naik menjadi Rp40 juta. AA kemudian berniat membawa mobil tersebut ke Sukabumi, Jawa Barat.

Namun, masalah mulai muncul ketika alat GPS pada mobil tersebut tidak berfungsi, yang membuat pihak rental, diwakili oleh IAR (48) dan RAB (60), mencari mobil tersebut secara mandiri.

Pencarian berlanjut hingga akhirnya ditemukan di sekitar Pandeglang.

Saat ditemukan di Indomaret Kilometer 45, terjadi tarik-menarik antara pihak rental dan sejumlah pihak terkait, yang kemudian berujung pada penembakan.

Akibat kejadian ini, dua korban, IAR dan RAB, pengusaha rental mobil, mengalami luka tembak.

Kapolda Suyudi menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini.

Tersangka pertama adalah Ajat Supriyatna (AS) selaku penyewa mobil yang diduga terlibat dalam penggelapan kendaraan.

Tersangka kedua adalah inisial I, yang diduga membantu dalam proses penggelapan tersebut.

Baca Juga:  YJI Kota Semarang Sapu Bersih FORDA Jateng 2025, Raih Gelar Juara Umum di Surakarta

Kejadian ini semakin kompleks dengan keterlibatan tiga prajurit TNI AL, yaitu Sertu AA, Sertu RA, dan KLK BA, yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka diduga terlibat dalam insiden penembakan yang terjadi di lokasi setelah pihak rental dan sejumlah orang yang mendampingi mereka mencoba mengambil alih mobil tersebut.

Kronologi Kejadian

Pangkoarmada RI, Laksamana Madya Denih Hendrata, menambahkan bahwa insiden penembakan ini dipicu oleh kepanikan di lokasi kejadian.

Menurutnya, tiga prajurit TNI AL tersebut menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 15 orang tak dikenal di Rest Area KM 45 Tol Merak Tangerang.

“Tiga anggota kami yang saat itu berada di pangkalan Pondok Dayu, Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA, menjadi sasaran pengeroyokan yang berujung pada penembakan,” kata Laksamana Madya Denih dalam kesempatan yang sama.

Kini, proses hukum terus berlanjut, dengan pihak kepolisian dan TNI bekerja sama untuk menyelesaikan kasus ini.

Baca Juga:  Kejaksaan Agung RI Raih Penghargaan Kolaborasi Strategis dalam Efektivitas Penanganan Korupsi

Penembakan yang terjadi di Rest Area Tol Tangerang-Merak ini menjadi sorotan karena melibatkan berbagai pihak, mulai dari rental mobil hingga anggota TNI AL.

Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk surat STNK dan BPKB mobil yang telah dipindahtangankan.

Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mengungkap lebih banyak detail terkait insiden penembakan ini dan keterlibatan pihak-pihak lainnya.

Namun entah prajurit TNI AL itu mengetahui ihwal asal mobil. Tapi karena merasa panik, salah satu prajurit akhirnya melepaskan tembakan hingga menewaskan bos rental.

“Di mana mereka mengalami pengeroyokan oleh sekitar 15 orang tak dikenal di rest Area Km 45 tol Merak Tangerang. Insiden berpangkal dari permasalahan pokok yaitu pembelian mobil dalam insiden tersebut diakui bahwa salah satu anggota melakukan tindakan penembakan,” kata dia.

“Setelah diketahui kemudian mengakibatkan korban, satu orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka,” tambahnya.

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan