Selasa, Agustus 4, 2026

Berita Terkini

Kebutuhan Gizi Siswa

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Implementasi Program Makan Siang Bergizi Gratis di Kota Semarang

SEMARANG – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, meninjau langsung pelaksanaan program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 12 Semarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/1).

Dalam kunjungannya, Mu’ti memberikan apresiasi terhadap kelancaran pelaksanaan program tersebut, yang dirancang untuk meningkatkan gizi siswa dan menanamkan nilai-nilai karakter.

“Alhamdulillah, saya sudah melakukan observasi di tiga kelas, dan semua berjalan lancar. Pengiriman makanan tepat waktu, dan menunya sesuai dengan yang diharapkan oleh Presiden, memenuhi standar gizi,” ujar Mu’ti.

Baca Juga:  Kajati Ponco Hartanto Tegaskan Tidak Ada Penyimpangan dalam Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Tengah

Program Makan Siang Bergizi Gratis bertujuan tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan gizi siswa, tetapi juga untuk mendidik mereka tentang pentingnya kesehatan dan kebersihan.

Salah satu aspek yang ditekankan dalam pelaksanaan program ini adalah menanamkan nilai-nilai karakter seperti berdoa sebelum makan, menjaga kebersihan, serta memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.

“Ini adalah usaha kita untuk membentuk generasi yang sehat jasmani dan berkarakter. Kami juga membiasakan siswa untuk berdoa sebelum makan dan menjaga kebersihan setelah makan. Ini adalah bagian dari pendidikan karakter yang harus diterapkan sejak dini,” tambah Mu’ti.

Baca Juga:  Up Peak Hotel Semarang Hadirkan Promo Kemerdekaan dan Perkuat Layanan Hotel Modern di Pusat Kota

Di Semarang, program ini sudah diterapkan di delapan sekolah, mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari KB, TK, SD, SMP, hingga SMA.

Sebanyak 2.679 paket makan siang bergizi gratis telah didistribusikan, dengan menu yang terdiri dari nasi putih, ayam asam manis, tahu goreng, tumis kacang panjang dan wortel, serta semangka.

Mu’ti juga menyampaikan bahwa program ini masih dalam tahap awal, dengan target untuk menjangkau 190 sekolah di 26 provinsi. Pada akhir Januari 2025, diharapkan program ini akan mencakup 973 sekolah di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang Berikan Promo Diskon Tiket Kereta Api 10% Saat Pilkada

“Kami berharap program ini terus berjalan dengan lancar karena ini adalah prioritas nasional. Dengan program ini, kami tidak hanya memastikan siswa mendapatkan gizi yang baik, tetapi juga mendidik mereka untuk menjadi generasi yang lebih sehat dan berkarakter,” ujar dia.

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan