Selasa, Juni 2, 2026

Berita Terkini

Pemenuhan Gizi Masyarakat

Program Makan Bergizi Gratis Resmi Dimulai, Prabowo Penuhi Janji Sebelum 100 Hari Menjabat

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa susu hanya akan menjadi bagian dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah yang memiliki potensi sapi perah.

Oleh karena itu, meskipun program MBG mulai diterapkan di Jakarta hari ini, susu tidak termasuk dalam menu gizi gratis di ibu kota, mengingat keterbatasan sumber daya peternakan sapi perah di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Libur Natal dan Tahun Baru 2025, Menko Polkam Pastikan Keamanan Nasional Terkendali

“Sudah saya jelaskan susu akan menjadi bagian makanan bergizi untuk wilayah-wilayah dimana sapi perahnya ada,” ujar Dadan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/1).

Susu tetap masuk anggaran makan bergizi gratis Rp10 ribu per porsi. Dadan mengatakan, pihaknya melakukan simulasi kapan susu akan masuk menu.

Minimal di daerah yang memiliki sapi perah akan diberikan tiga kali seminggu.

“Jadi gini kami sudah melakukan simulasi-simulasi kapan susu diberikan ketika masa kampanye karena indeksnya kan sudah ditetapkan oleh bapak presiden. Jadi agar indeksnya tetep masuk kami akan melakukan kombinasi-kombinasi sehingga susu minimal di daerah-daerah yang ada sapinya itu minimal 3 kali dalam seminggu diberikan,” jelas Dadan.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Tiba di Akmil Magelang Hadiri Retreat Kabinet Merah Putih

Pemerintah ingin mendorong setiap daerah di Indonesia memiliki sapi perah agar susu masuk menu makan bergizi gratis.

Dadan mengatakan, pihaknya tidak ingin impor susu untuk program makan bergizi gratis.

“Untuk mendorong agar setiap daerah punya sapi perah dan kami tidak ingin program ini menjadi bagian peningkatan impor tetapi ingin memberdayakan sumber daya lokal,” katanya.

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan