JAKARTA – Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Wahyu Setiawan, mengungkapkan bahwa dirinya mengenal baik Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Wahyu bahkan menyebut Hasto sebagai seniornya, setelah diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR.
Pernyataan ini disampaikan Wahyu Setiawan setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik terkait dugaan keterlibatan Hasto dalam kasus PAW anggota DPR yang sedang diselidiki.
Meskipun mengakui kedekatannya dengan Hasto, Wahyu menegaskan bahwa dia akan memberikan keterangan yang diperlukan dalam proses hukum ini.
“Saya menyampaikan saya kenal baik, saya tidak bisa menutupi fakta-fakta beliau-beliau senior-senior saya. Saya kenal baik,” ujar Wahyu di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (6/1).
Menurutnya, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fidelina juga seniornya. Wahyu dan Agustiani merupakan mantan narapidana kasus suap yang juga melibatkan Harun Masiku.
Ia mengeklaim tidak ada tekanan dari PDIP terkait meloloskan proses PAW pada 2019. Wahyu mengaku tidak ada tekanan dari Hasto untuk merintangi penyidikan di KPK.
“Pak Hasto dan siapa pun tidak pernah menekan saya untuk untuk memengaruhi proses penyidikan. Enggak ada penekanan itu,” ujarnya.
Sementara itu, Wahyu menuturkan tidak ada informasi terbaru yang disampaikan kepada penyidik KPK. Penyidik KPK hanya mengulang pertanyaan terdahulu.
“Sehingga pada dasarnya pemeriksaan saya sudah rampung dan tidak ada hal baru yang saya sampaikan karena sudah saya sampaikan sebelumnya,” kata Wahyu.


