Selasa, Agustus 4, 2026

Berita Terkini

Program MBG Dorong Pemanfaatan Potensi Lokal dan Penguatan Ekonomi Kerakyatan Gorontalo

Gorontalo Utara, Gorontalo – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus didorong sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Dialog Interaktif Sinergi Ekonomi Kerakyatan dalam Mendukung Program MBG yang digelar di Ruang Terbuka Hijau, Kabupaten Gorontalo Utara Jumat, (25/4).

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional (BGN), Gunalan, menekankan pentingnya optimalisasi potensi daerah dalam mendukung keberhasilan Program MBG. Menurutnya, Provinsi Gorontalo memiliki kekayaan sumber daya pangan dan kuliner yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku menu bergizi bagi para penerima manfaat program.

Baca Juga:  Guru Besar Baru SCU, Prof. Christin Wibhowo, Gunakan Metafora “Kembang” untuk Jelaskan Transformasi Diri

“Gorontalo memiliki potensi kuliner yang sangat besar untuk mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis. Saya berharap pemerintah daerah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat menghadirkan inovasi menu yang variatif, sehat, dan mampu menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Gunalan. 

Ia menjelaskan bahwa pengembangan menu MBG tidak hanya berorientasi pada cita rasa, tetapi juga harus memperhatikan aspek kesehatan dan kualitas gizi. Oleh karena itu, setiap menu yang disajikan diharapkan menggunakan bahan pangan yang aman serta meminimalkan penggunaan bahan tambahan seperti penyedap buatan, pengawet, maupun kandungan garam yang berlebihan.

Baca Juga:  Pemerintah dan PGN Teken Swap Gas Agreement, Ketahanan Energi Nasional Makin Kuat

“Menu yang disiapkan harus benar-benar memberikan manfaat gizi bagi anak-anak. Selain lezat, makanan yang disajikan juga harus sehat dan bebas dari penggunaan bahan tambahan yang dapat mengurangi kualitas gizinya,” kata Gunalan. 

Lebih lanjut, Gunalan menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya diukur dari terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga dari dampak ekonomi yang ditimbulkan. Program ini diyakini mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Baca Juga:  Menhan Sjafrie dan Kepala Bakamla Bahas Penguatan Strategi Pengamanan Laut Indonesia

“Program MBG merupakan peluang besar bagi daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Karena itu, seluruh pihak perlu bersinergi agar manfaat program ini dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat,” tutur Gunalan. 

BGN juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam mengatasi berbagai tantangan pelaksanaan program, termasuk pengembangan dapur SPPG dan peningkatan koordinasi lintas sektor. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat, Program MBG diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi generasi muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Gorontalo.***

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan