Selasa, Juni 2, 2026

Berita Terkini

Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki NTT

Ketua DPR Minta Pendampingan Psikologis untuk Anak-anak Pengungsi Lewotobi

Para pengungsi membutuhkan dukungan pendampingan psikologis, khususnya seperti anak-anak dan perempuan yang menjadi kelompok paling rentan terdampak bencana

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah untuk memberi pendampingan psikologis bagi anak-anak di pengungsian erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, NTT. Ia menekankan pentingnya hak anak yang harus dilindungi meski dalam keadaan bencana.

“Saya menyampaikan keprihatinan atas kondisi anak-anak di pengungsian Lewotobi. Kita harus pahami beban dan kesedihan mereka yang harus jauh dari rumah, belum lagi bagi yang kehilangan keluarga,” kata Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (20/11).

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto Masuk Daftar 10 Pemimpin Dunia Paling Berpengaruh di 2025

“Para pengungsi membutuhkan dukungan pendampingan psikologis, khususnya seperti anak-anak dan perempuan yang menjadi kelompok paling rentan terdampak bencana,” lanjutnya.

Puan menyoroti video viral yang memperlihatkan momen haru ketika sejumlah anak korban erupsi Lewotobi menyanyikan lagu “Rindu Rumah” sambil berlinang air mata.

Mereka diketahui merupakan siswa SDN Bawalatang di Desa Nawokote yang sedang berada di pengungsian.

Menurut Puan, apa yang dirasakan anak-anak ini sungguh nyata. Ia turut bersedih atas kesedihan yang dialami para pengungsi akibat kehilangan rumah dan lingkungan kesehariannya, khususnya anak-anak yang relatif lebih peka dan sensitif.

Baca Juga:  Pemerintah Resmi Terapkan E-Paspor Secara Penuh Mulai 1 Desember 2024

“Saya yakin apa yang mereka tampilkan itu sebuah ketulusan dan cerminan kerinduan mendalam mereka terhadap tempat tinggal yang telah hilang,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Oleh karenanya, Puan meminta Pemerintah bersama seluruh stakeholder terkait untuk memprioritaskan kebutuhan yang menjadi hak dan aspek perlindungan anak.

Termasuk, kata Puan, dari sisi kesehatan mental karena mereka berhak mendapatkan perhatian dan dukungan penuh untuk memulihkan kondisi psikologis mereka.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Targetkan Akses Makan Bergizi Gratis Akhir 2025

“Pemerintah perlu memprioritaskan kesehatan mental anak-anak korban erupsi, agar mereka dapat beradaptasi kembali dan mendapatkan masa depan yang lebih baik. Hak-hak anak harus dilindungi,” kata dia.

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan