Selasa, Juni 2, 2026

Berita Terkini

Pengembangan Bandara

Menhub Dudy Paparkan Strategi Empat Pilar untuk Pengembangan Bandara Kertajati

Pengembangan bandara ini guna meningkatkan konektivitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

MAJALENGKA – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menyatakan optimisme tinggi terhadap masa depan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, mengingat potensi besar yang dimilikinya.

Ia berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan bandara ini guna meningkatkan konektivitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Bandara Kertajati memiliki potensi yang sangat besar. Kami dari Kemenhub siap mendukung setiap upaya yang dilakukan untuk mengoptimalkan dan mengembangkan bandara ini,” ujar Menhub Dudy, Jumat (10/1).

Sepanjang tahun 2024, Bandara Kertajati tercatat melayani 413.240 penumpang, dengan 82,8 persen di antaranya merupakan penerbangan domestik dan 17,2 persen penerbangan internasional.

Baca Juga:  Miliki Hunian Impian Lebih Mudah! CitraGrand Berikan Promo Spesial dan Diskon Besar

Angka tersebut mengalami peningkatan signifikan, yakni tiga kali lipat dibandingkan dengan 2023 yang hanya tercatat sebanyak 135.535 penumpang.

“Jumlah pergerakan penumpang ini menunjukkan perkembangan pesat. Begitu juga dengan pergerakan pesawat yang tercatat sebanyak 3.411 penerbangan pada 2024, meningkat 158 persen dibandingkan 2023 yang hanya mencapai 1.323 penerbangan,” jelas Menhub.

Menhub juga menyampaikan bahwa meski dominasi penerbangan masih pada rute domestik, seperti Denpasar, Medan, dan Balikpapan, pihaknya tengah mengupayakan maskapai untuk membuka rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional, secara rutin.

Untuk mempercepat pengembangan kawasan Bandara Kertajati, Kemenhub telah merancang empat strategi utama.

Pertama, mengoptimalkan pemanfaatan lahan seluas 1.800 hektare dengan membangun fasilitas yang saling terintegrasi melalui sistem transportasi modern (APMS).

Baca Juga:  Pemerintah Bakal Batasi Ekspor Minyak Mentah Demi Swasembada BBM

Area yang akan terintegrasi antara lain gedung terminal, mixed-use commercial area, e-commerce hub, dan Kertajati Aircraft Maintenance Center (KAMC).

Kedua, pengembangan fasilitas non-aeronautika atau mixed-use commercial area di kawasan bandara seluas 21,9 hektare, yang meliputi hotel, ruang pertemuan bisnis (MICE), leisure mall, dan gedung parkir.

Ketiga, Bandara Kertajati akan dikembangkan sebagai kawasan e-commerce hub, yang akan menjadi pusat logistik kargo dengan kapasitas 500.000 ton per tahun.

Beberapa langkah insentif, seperti tarif gudang dan kargo udara, akan diterapkan untuk meningkatkan aktivitas kargo.

Keempat, pengembangan Kertajati Aircraft Maintenance Center (KAMC) yang akan dibangun di atas lahan seluas 84,2 hektare.

Baca Juga:  Pemprov Jakarta Tunggu Keputusan Kemnaker Tentukan UMP 2025

Fasilitas ini bertujuan untuk mendukung perawatan pesawat (MRO), yang saat ini masih banyak dilakukan di luar negeri. Hal ini membuka peluang besar untuk pasar perawatan pesawat di dalam negeri.

Menhub juga mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan pergerakan penumpang dan penerbangan, Bandara Kertajati akan melakukan rebranding melalui promosi dan bundling tiket wisata dan hotel, memaksimalkan potensi sebagai bandara pemberangkatan umroh dan haji, serta memberikan insentif kepada maskapai yang membuka rute baru.

Dengan langkah-langkah ini, Menhub optimistis bahwa Bandara Kertajati akan menjadi salah satu bandara utama yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan konektivitas di Jawa Barat dan sekitarnya.

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan