Selasa, Juni 2, 2026

Berita Terkini

MBG Jadi Upaya Tingkatkan Gizi Anak dan Gerakkan Ekonomi Desa di Kotabaru

Kotabaru, Kalimantan Selatan – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi anak dan mencegah stunting sejak dini. Sosialisasi MBG kali ini digelar di Kantor Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (9/5). 

Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Mariana, Kepala KPPG Balikpapan Paska Pakpahan, S.E., serta Penyuluh Kesehatan Puskesmas Serongga Ike Milatun Asfa, SKM sebagai narasumber. 

Dalam sambutannya, Hj. Mariana menegaskan bahwa Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas.

Baca Juga:  Libur Anak Sekolah Diperpecat, Mulai 21 Maret hingga 8 April 2025

“Program MBG adalah program yang sangat mulia. Tujuannya sederhana namun berdampak besar, yaitu memastikan anak-anak kita berangkat ke sekolah dalam keadaan kenyang dan siap belajar. Kita semua memahami, anak yang datang ke sekolah dengan perut kosong tentu sulit berkonsentrasi. Namun ketika kebutuhan gizinya terpenuhi, semangat dan fokus belajarnya meningkat,” ujar Mariana. 

Ia juga menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pendidikan anak, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.

Baca Juga:  Sosialisasi Program MBG di Rembang, Tekankan Pentingnya Asupan Gizi Seimbang

“Di berbagai daerah yang sudah menjalankan program ini, kita melihat dampak yang nyata. Tingkat kehadiran siswa meningkat, konsentrasi belajar membaik, dan orang tua merasa terbantu karena pengeluaran rumah tangga untuk konsumsi anak berkurang. Bahkan, program ini juga membuka lapangan kerja baru. Satu dapur SPPG dapat menyerap puluhan tenaga kerja dari masyarakat sekitar dan menggerakkan ekonomi desa melalui pembelian bahan pangan lokal seperti beras, telur, sayur, ayam, dan ikan,” jelasnya. 

Baca Juga:  UMKM Diperkuat, BGN Mantapkan Rantai Pasok MBG di Bandung

Meski demikian, Mariana mengakui bahwa pelaksanaan program yang masih berjalan dalam tahap pengembangan membutuhkan pengawasan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Melalui MBG, anak-anak diharapkan mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang setiap hari, sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, serta mencegah terjadinya stunting sejak usia dini.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan turut mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat.***

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan