JAKARTA – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, menggelar pertemuan silaturahmi dengan Tenaga Ahli Jaksa Agung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Jumat (18/10).
Pertemuan bertujuan untuk mengevaluasi kerja sama yang telah terjalin dalam rangka optimalisasi kinerja institusi Kejaksaan.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung mengapresiasi kerja sama yang baik selama masa kepemimpinannya. Ia menyoroti peran penting Tenaga Ahli dalam memberikan masukan terkait kebijakan strategis, pembaruan sistem Kejaksaan, serta menjembatani komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
“Kegiatan yang dilakukan oleh Tenaga Ahli, baik rapat internal maupun kolaborasi eksternal seperti seminar ilmiah, telah memberikan pandangan positif kepada para pemangku kepentingan,” ungkap Burhanuddin.
Upaya ini mendukung terciptanya kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum.
Tim Tenaga Ahli Jaksa Agung terdiri dari para pakar hukum, akademisi, dan praktisi yang memiliki keahlian di berbagai bidang. Di antaranya, Dr. Darmono, S.H., M.M. sebagai Ketua Tenaga Ahli, serta Prof. Dr. Indriyanto Seno Adji dan Dr. Barita Simanjuntak.
Mereka bertugas memberikan masukan strategis dalam merumuskan kebijakan, khususnya yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan hukum dan penegakan keadilan.
Jaksa Agung menekankan bahwa melalui kolaborasi dengan Tenaga Ahli, Kejaksaan telah mencapai beberapa capaian penting, termasuk penguatan sinergi dengan lembaga hukum lainnya dan perbaikan tata kelola internal.
Diharapkan mendukung misi Kejaksaan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan bermartabat.
Pertemuan juga membahas dukungan penuh terhadap suksesi pemerintahan nasional yang sedang berlangsung.
Jaksa Agung menegaskan pentingnya konsistensi dan komitmen dalam meneruskan reformasi di institusi ini agar Kejaksaan dapat terus menjadi lembaga penegak hukum yang dipercaya masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Jaksa Agung, Feri Wibisono, para Jaksa Agung Muda, Kepala Badan Diklat Kejaksaan, Kepala Badan Pemulihan Aset, serta perwakilan pejabat eselon II di lingkungan Kejaksaan Agung.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan sinergi dalam mendukung kinerja Kejaksaan ke depan.


