Selasa, Agustus 4, 2026

Berita Terkini

Rektor Undip Suharnomo Komitmen Dukung Pengentasan Kemiskinan di Jateng

SEMARANG – Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang Prof. Suharnomo menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah.

Kotribusi akademisi dan institusi pendidikan tinggi sangatlah penting dalam mendukung kebijakan pemerintah, terutama dalam mengatasi kemiskinan dan kesenjangan sosial yang masih menjadi tantangan utama di wilayah tersebut.

” Universitas harus menjadi garda terdepan dalam pengembangan solusi inovatif untuk menghadapi permasalahan sosial, terutama di daerah-daerah yang terdampak paling parah oleh kemiskinan,” ujar Suharnomo, dalam perayaan Dies Natalis ke-67 Undip di Gedung Muladi Done, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (15/10).

Baca Juga:  Indomie Hypeabis Mi Nyemek Jogja Rasa Rendang Resmi Meluncur, Hadirkan Sensasi Kuliner Lokal dalam Mi Instan

Dia menjelaskan bahwa berbagai program strategis telah dijalankan UNDIP untuk mencapai tujuan tersebut.

Salah satu inovasi unggulan adalah penerapan dalam sektor pertanian, yang digagas oleh Prof. Muhammad Nur.

Teknologi ini diterapkan dalam pemberdayaan komunitas petani di Jawa Tengah, yang bertujuan meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan pada metode pertanian tradisional yang kurang efisien.

” Tidak hanya mendapatkan manfaat teknologi, tetapi juga keterampilan baru untuk mengembangkan usaha mereka secara mandiri,” jelasnya.

Baca Juga:  Tolak Angin Kembali Bedah Katarak Gratis, 100 Mata Pasien di Kapuas Hulu Dibantu

Pengentasan kemiskinan bukan hanya soal memberikan bantuan jangka pendek, tetapi bagaimana menciptakan ekosistem yang memungkinkan masyarakat untuk berkembang dan mandiri secara ekonomi.

Lebih lanjut, perayaan Dies Natalis ke-67 UNDIP juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pejabat pemerintahan, akademisi, serta mitra kerja universitas.

Banyak dari mereka menyambut baik inisiatif UNDIP dan berharap bahwa upaya ini dapat menjadi contoh bagi universitas lain di Indonesia untuk terlibat lebih aktif dalam mengatasi permasalahan sosial, khususnya dalam bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga:  Kemensetneg Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Luar Negeri, Kuota Terbatas dan Prosedur Ketat

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan