Selasa, Juni 2, 2026

Berita Terkini

Angkutan Massal

KAI Daop 1 Jakarta Dukung Mobilitas Transportasi Massal dengan Kuota BBM Bersubsidi

JAKARTA – Kehadiran kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sangat diperlukan untuk perkembangan transportasi massal, terutama Kereta Api (KA). Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan mobilitas masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan kereta api merupakan angkutan massal yang efisien. Dalam satu perjalanan, kereta api dapat mengangkut puluhan ton barang dan melayani ribuan penumpang dengan cepat, bebas dari kemacetan, dan aman.

Baca Juga:  Pemprov Jakarta Tunggu Keputusan Kemnaker Tentukan UMP 2025

“Kereta api memiliki banyak keunggulan seperti hemat energi, mengurangi beban jalan raya, dan tingkat keselamatan yang tinggi,” kata Ixfan.

Ixfan menambahkan bahwa penggunaan kereta api untuk angkutan barang juga lebih ramah lingkungan dibandingkan transportasi darat lainnya.

“Dukungan seluruh stakeholder sangat diperlukan untuk pengembangan ini, salah satunya adalah pemberian kuota BBM subsidi bagi transportasi kereta api,” jelasnya.

Pemakaian BBM subsidi di kereta api sudah diatur dalam Surat Keputusan Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi RI.

Baca Juga:  Menko Airlangga Tegaskan Komitmen Pemerintah Dukung Transisi Kendaraan Listrik di GJAW 2024

Kuota bahan bakar minyak solar untuk kereta api umum penumpang dan barang pada wilayah Daop 1 Jakarta untuk tahun 2024, periode Januari hingga September, ditetapkan sebesar 35.757 KL dari total kuota 50.200 KL, yang sudah terealisasi sebesar 71,23 persen.

“KAI akan memanfaatkan alokasi BBM subsidi yang ditetapkan Pemerintah melalui BPH Migas secara optimal demi mendukung mobilitas angkutan barang dan penumpang dengan kereta api,” ujar Ixfan.

Baca Juga:  Kapal Indonesia Didorong Masuk Pasar Pelayaran Internasional

KAI akan terus bekerja sama dengan stakeholder terkait untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan lancar dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan.

Selain itu, KAI juga mengembangkan angkutan batu bara di Sumatra Bagian Selatan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik, khususnya di wilayah Jawa dan Bali.

“KAI terus berkoordinasi dengan semua stakeholder, termasuk BPH Migas, untuk memberikan pelayanan distribusi batu bara yang optimal demi mendukung pasokan energi nasional,” tutup Ixfan.

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan