Selasa, Agustus 4, 2026

Berita Terkini

Pengurangan Emisi Karbon

Menko Airlangga Tegaskan Komitmen Pemerintah Dukung Transisi Kendaraan Listrik di GJAW 2024

Industri kendaraan listrik semakin berkembang pesat, baik dari sisi kuantitas produk maupun daya saing harga.

JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan pemerintah semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi kendaraan listrik (EV) sebagai bagian dari strategi nasional untuk mencapai target pengurangan emisi karbon.

Hal ini disampaikan Airlangga dalam penutupan Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2024 yang berlangsung di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Minggu (1/12).

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga yang juga merupakan mantan Ketua Umum Partai Golkar, menjelaskan bahwa industri kendaraan listrik semakin berkembang pesat, baik dari sisi kuantitas produk maupun daya saing harga.

Baca Juga:  Pilkada Serentak 2024: Presiden Prabowo Tetapkan 27 November Libur Nasional

“Makin lama, makin banyak dan harganya semakin bersaing. Ini penting untuk mengurangi emisi karbon, terutama karena Indonesia sudah berkomitmen untuk menurunkan emisi karbon. Salah satu sektor yang menyumbang besar emisi di Jakarta adalah sektor otomotif,” ujar Airlangga.

GJAW 2024, yang diselenggarakan sejak 22 November hingga 1 Desember 2024, menjadi platform bagi berbagai merek kendaraan untuk memamerkan produk-produk terbaik mereka.

Pameran ini diikuti oleh 27 merek mobil penumpang dan 12 merek sepeda motor, termasuk merek baru seperti Zeekr dan Aletra yang melakukan debutnya di Indonesia.

Baca Juga:  Kesetaraan Penyandang Disabilitas Adalah Indikator Kemajuan Indonesia

Selain mengunjungi berbagai stan pameran, Menko Airlangga juga berkesempatan melakukan test drive mobil listrik Aletra L8, yang menjadi sorotan dalam pameran tersebut.

Di samping itu, Menko Airlangga turut menyaksikan transaksi penjualan sebanyak 20 unit mobil merek Maxus dan 150 unit mobil merek Aletra selama GJAW 2024.

Dalam pernyataannya, Airlangga juga menyoroti pentingnya peran merek lokal dalam perkembangan industri kendaraan listrik di Indonesia. Mobil listrik Aletra L8, yang merupakan merek asli Indonesia, dianggap sebagai contoh sukses dari brand lokal yang mampu bersaing dalam kualitas dan harga.

“Jika harga terjangkau, mobil ini bisa menarik minat masyarakat. Ini juga menjadi bukti bahwa brand Indonesia dapat bersaing dengan produk luar,” tambahnya.

Baca Juga:  Terus Tumbuh dan Semakin Kokoh di Tahun Ke-5, DPLK AXA Mandiri Jalin Kerja Sama Baru dengan Sejumlah Perusahaan Ternama

Menko Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan terus mendukung industri otomotif, terutama kendaraan listrik, melalui berbagai kebijakan, salah satunya dengan memberikan insentif Pajak Pertambahan Nilai Barang Mewah (PPN-BM) untuk kendaraan listrik.

Dia juga mengingatkan pentingnya inovasi dari pelaku industri dalam mewujudkan masa depan industri otomotif berbasis listrik di Indonesia.

“Saya cukup optimistis dengan perkembangan industri otomotif listrik di Indonesia. Dengan semakin banyaknya pilihan yang terjangkau dan kompetitif, saya yakin pasar kendaraan listrik akan terus berkembang,” tutup Airlangga.

Latest Posts

spot_img

Jangan Lewatkan